Pembinaan usaha ekonomi kreatif ( PIWK ) tahun 2019 salah satunya diadakan di Kecamatan Semin. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari usulan masyarakat Semin melalui musrenbang. Masyarakat Semin termotivasi untuk mengembangkan usaha mereka seiring semakin berkembangnya potensi wisata di pesisir selatan Gunungkidul, yang tentunya berpengaruh terhadap kemajuan pengrajin souvenir. Keinginan masyarakat Semin untuk memajukan wilayah tinggal melalui penyedia souvenir difasilitasi Dinas Pariwisata Gunungkidul yang salah satu fungsinya membina usaha ekonomi kreatif.

Kegiatan pembinaan dilakukan dengan penyampaian materi oleh narasumber selama 2 hari , yaitu pada tanggal 12 – 13 Februari 2019 kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan orientasi lapangan pada tanggal 14 Februari 2019 di Magelang. Hadir sebagai narasumber pada kesempatan ini merupakan sosok pengusaha kreatif ( pengrajin ) yang sukses mengembangkan usaha mereka dari bawah.

Diantaranya :

  1. Ibu Menik pengusaha kerajinan dengan bahan baku kayu dikombinasi dengan  tembaga menjadi barang kerajinan ekslusif. Seperti lampu tidur, lampu belajar, dan barang lainnya.
  2. Ibu Wulan  pengusaha Spa dan merekomendasikan untuk berinovasi mengolah akar wangi menjadi lulur dan bahan baku spa. Beliau juga siap mendampingi untuk tindak lanjutnya.
  3. Bapak Hiro pengusaha kayu yang mengolah kayu menjadi barang dengan nilai jual tinggi, seperti jam tangan, kacamata,  dll

Masing – masing narasumber membagikan pengalaman usaha mereka mulai dari merintis hingga sukses, serta terus memberi motivasi agar pengrajin mau berinovasi dan kreatif untuk mengembangkan usaha mereka. Ajakan untuk berpikir mengenai design kerajinan yang sesuai dengan masa sekarang agar produk tidak monoton dan bisa dijadikan fashion kekinian. Kunjungan dilakukan di daerah Magelang , yaitu sentra pembuatan oleh – oleh gethuk echo dan pengrajin kerang laminasi.



25-02-2019 Dibaca 459 Kali